Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan

beda antara cinta ibumu dan kekasihmu!

- ibumu akan mencintaimu dan membiarkanmu melakukan apa yang terbaik untukmu. menurutmu, memberi masukan dan semangat serta berusaha membimbingmu menjadi anak baik
- kekasihmu akan mencintaimu, tapi tak akan membiarkan mu melakukanapa yang terbaik untuk mu, cenderung akan mengatur hidupmu, dan bila kau berusaha menolak, dai akan marah
- ibumu akan terus mencintaimu walau kau jauh darinya, bahkan jika kau telah tiada
- kekasihmu akan berkurang cintanya, bahkan habis ketika kau jauh, apalagi ketika kau telah tiada
- ibumu akan menerimamu dengan tangan terbuka walau kau telah menyakiti hatinya yang terdalam
- kekasihmu juga akan menerimamu, tapi sebelum itu, kau harus bersifat manis
- ibumu takkan pernah menuntut apapun darimu walau ia telah mencintaimu sejak kau di lahirkan
- kekasihmu yang beru saja mencintaimu akan menuntut balasan dari rasa cintanya
- ibumu akan memberi ruang sebesar mungkin untuk berbagi cinta kepada temanmu, orang di sekitr\armu, bahkan kekasihmu
- kekasihmu cenderung tak memberi kesempatan untuk membagi cinta walaupun kau tak bermagsut selingkuh, karena ia akan selalu menganggapmu selingkuh
- ibumu akan benar-benar memberi v\cinta yang paling tulus dan iklas di muka bumi
- kekasihmu, tidak! "never trust woman except she's your family".. terdengar pahit, tapi itulah kenyataanya, pada saatnya nanti kita membutuhkan kedua cinta tersebut dalam takaran cinta masing-masing, karena tanpa kedua cinta itu maka hidup kita akan terasa hampa

doa sepanjang jalan

erni, sari dan marwi
tiga istri yang membantu suami
menambah oenghasilan dengan berjualan
ingin mengubah nasib jualan
dari tumpangan menjadi mandiri

apa daya hendak di kata
modal juga kendalanya
cari sana, cari sini
tiada yang sudai memberi

usahkan pinjam dari bank
ke pajak gadai tak tercapai
apalagi rentenir, sungguh tak terpikir
karena kami tampil seadanya
wanita kota tampilan desa
hidup sangat sederhana

ketika asa hampir punah
terngiang-ngiang pak rt berwadah
     "cobalah kalian ke pemimpinan daerah
      siapa tahu hatinya tergugah!"

pak RW, kami ini orang biasa
apa mau walikota menerima?
ke kantor banyak penjaga
ke rumah apakah bisa
kata orang, wanita lebih tahan menderita
masak ke rumah walikota saja tak bisa

akhirnya kami bertiga sepakat
untuk ke rumah walikota dan bertekad
harus berjumpa walau bagai mana caranya

minggu pagi 26 november 2006
dengan pasti kami melangkah
langsung menuju batu hitam
ke tempat bu wali, lama berdiam
ternyata bu wali tak disini lagi
beliau tinggal di sunagi ladi
dengan pompong kami pun menyeberang
dari pelantar dua ke senggarang
di ujung pelabuhan di sambut ojek
siap mengantar tanpa di atur treyek
sepanjang jalan kami berdoa
      "tuhan berilah kami kesempatan
       'tuk berjumpa walikota tercinta
       walau hanya lima menit tuk bicara!"

begitu sampai, tukang ojek pun berkata
jauh juga ya,
mana cukup lima ribu ongkosnya
tukang ojek sudah terpengaruh iklan di televisi
      "jeruk kok makan jeruk, sih!"

di pos jaga sudah di tanya satpol
apa ibu bertiga sudah buat janji
untuk ketemu dengan bu wali?
kami bertiga tercengang-cengang
karena tak menyangka harus demikian?
tapi akal tak lah hilang
tanpa sebelah langsung menjawab
     "kami ini rakyak kecil
      mana ada janji-janji
      kemari saja sudah setengah mati
      apakah harus di cekal
      hanya karna tidak di registrasi?"

ternyata bu wali?
menerima kami dengan senang hati
beliau dengar dengan seksama
keluh kesah kami yang menderita
sambil sesekali mengeleng-geleng kepala
seolah tak percaya:

       "begitu rupanya informasi yang di sampaikan ke warga, sepotong-potong dan kadang tidak je;as sumbernya membuat masyarakat pening kepala. baiklah ibu-ibu, saya ucapkan terimakasih informasinya sangat berarti dan menjadi cemeti untuk saya lebih berbakti dan mengabdi kepada rakyat sendiri?"

kami bertiga bersyukur sekali
tuhan telah mendengarkan
dan mengabulkan doa kami
du wali berjanji
akan mengantarkan sendiri
modal usaha yang kami cari
tidak besar memang tapi sangat bermakna
bagi kami bertiga
yang berjualan goreng pisang
minuman ringan dan penganan
di pinggir jalan

terimakasih tuhan
engkau telah mengabulkan doa kami
sujud sukur kami lakukan
karena tuhan benar-benar memperhatikan
doa orang kecil yang terpinggirkan
allu akbar


mulai di buat tgl 26 november 2006
pukul 22.10 WIB
my room sungai ladi, tanjungpinang

bandar madani

bandar lampung ada di lampung
bandar baru ada di kalimantan
bandar judi pada permainan sie jie
bandar madani ada di batam, kepri
batam menjadi bandar madani
cita-cita walikota sejak semula
semua di bangun menuju ke sana
hasilnya memang mempesona
namun ada juga yang merana

infrastruktur terbangun mulus
hutan juga semakin tandus
lintang pukang di tebang
hijaunya pokok, terbang
seburnya tanah mengawan
inilah resiko pembangunan
tak berwawasan lingkungan

ambil pelajaran dari sejarah
budaya serakah tak selesaikan masalah
malah membuat rakyat semakin marah
melihat pejabat semakin tak bermarwah
marwah di junjung, adat di hormat
tak melayu hilang di bumi
patah tumbuh hilang berganti
esa hilang dua terbilang

tidak seperti sekarang
marwah terikat duit sejabat
melayu di gantung tak bertali
masuk ambung tak masuk hidung
karena kokoknya seperti ayam kampung
tiada yang membangunkan yang tidur
dan tidak menidurkan yang mengantuk

semuanya serba tanggung
sehingga langkah menjadi hoyong
di telan mati emak, di ludah mati bapak
akhirnya tersangkut di kerongkong
maju kena, mundur kena
sehingga semua jadi tak enak
seperti duri dalam daging
harus di cabut walau semaput
sehingga urine menjadi lancar

bicara urine, teringat bandar udara
hang nadim namanya
tak sehebat sebutan, tampilan toilet seadanya
bahkan sering terhumbat
hingga airnya mampat

ke mana petugas kebersihan
kemana pengawas bandar udara
inilah wajah bandar dunia
tak becus hanya ngurus toilet saja
pakah ini juga harus di urus wali kota?
ah, sungguh kasihan!

dalam penerbangan batam-jakarta
batavia air.
pukul 10.30 WIB
tanggal 16 november 2006

negeri kaya rakyat sengsara

negeri kaya tidak terkira
kaya hasil hutan
kaya hasil laut
kaya hasil tambang
kaya kehidupan

sayang,
yang menikmati bsia di hitung dengan jari
hasilnya banyak yang lari ke luar negeri
baik terang-terangan
atau sembunyi-sembunyian

rakyat sendiri selalu di kebiri
alasan aturan itu dan ini
salah sedikit langsung di tangkap
padahal , penjarahan dari luar
terus-menerus tak terperangkap

perampok yang merambah hutan
bebas berkeliaran dimana-mana
bahkan bisa berkarauke ria dengan gembira
sementara maling ayam
digebugi masa dan
siap dijebloskan ke penjara
anak bini juga yang sengsara

pengusaha tanggung selalu di todong
sementara cukong selalu di gendong

bagai mana ini?
apa yang salah di negeri ini?
kapan negeri ini akan berubah
ke arah yang lebih jelas tujuannya
dan siapa yang akan memulai?

mari kita mulai dari diri kita sendiri
pemerintah diminta untuk bertindak tegas
tanpa pandang bulu bila ada yang
bersikap seperti ulat bulu
ulat bulu diam-diam merayap
di daun, tahu-tahu sudah menjadi racun

racun bukan sembarang racun
racun ketagihan menggaruk yang gatal
sehingga kulit menjadi...
daging tak terbungkus lagi
kelihatan aliran darah penderitaan
mengalir seperti banjir dimana-mana
banjir air mata sudah biasa
banjir kata-kata tak terhitung banyaknya
bannyak basa-basi membungkus yang nyata
banyak menghujat dari pada membuat

banyak yang pamer aksi untuk di puji
banyak yang tak suci
lain di mulut lain di hati

pemerintah dan masyarakat harus jeli
memilah dan memilih sumber informasi
supaya tidak mudah dikibuli

pemerintah dan masyarakat harus satu hati
memperbaiki yang tak perlu di negeri ini

jangan saling menyalahkan
dan selalu mencari kambing hitam
masih banyak kambing-kambing yang lain
yang berwarna-warni
yang siap menjadi korban
agar tidak melanggar aturan
pemerintah dan msyarakat harus bersinergi
membangun negeri ini
harus bangga dengan buatan dalam negeri
bukan menjaga gengsi
dengan memakai barang luar negeri
(termasuk saya sendiri)

pemerintah dan masyarakat
harus saling mengingatkan
bila ada yang salah jalan
sehingga tidak tersesat
menyimpang jauh dari tujuan

yang paling utama adalah
membangun jati diri bangsa
bangsa yang mandiri, tegas
,bersih hati, santun dan maju
harapan kita semua itu pasti bisa, insya allah
bangkitkan bangsaku
singsingkan lengan, ayunkan langkah
bergendang tangan, masyarakat
dan pemerintah
menggapai cita-cita pantang menyerah
sekali layar terkembang
pantang surut kebelakang
maju terus pantang mundur

wanita tunasusila

WTS alias PSK
apakah sebuah profesi ataukah sebuah nista?
banyak yang mencela
banyak pula yang membela
yang jelas banyak laki-laki yang tergoda

ada lelaki yang berpura-pura benci,
padahal sukanya setengah mati
ada yang berpura-pura kasihan
padahal sukanya di layan

ada yang pura-pura membantu
padahal suka menipu
mereka tak punya pilihan
bila terperangkap dalam limbah hitam
semuanya gelap dan tak ada jalan

par mami
tak akan pernah mengizinkan berhenti
kecuali sudah tak laku lagi
karena sudah tua dan tak ada gigi
para politisi memperebutkan suara merdeka
setiap pemilu atau pilkada

janji lokalisasi selalu di umbar
membuat mereka semakin tak sabar

janji tinggal janji
yang berjanji mendapat kursi
yang di janji meratapi diri

para ulama mengajak mereka
keluar dari perangkap neraka, tak berdaya
menghadapi lubang ancaman yang menganga
pemerintah harus menolong mereka
kembali kejalan benar
melatih dan membersihkan moral
tak kalah pentingnya
menyentuh nurani yang terdalam
tuk mereka terpanggil
keluar dari lembah hitam

pilkada

katanya, kita bangsa yang berbudaya
tapi kenapa dan kenapa
setiap kali menghadapi pilkada
kita mengalami degradasi budaya?

budaya saling fitnah
budaya saling buka-buka aib
budaya saling menghujat
budaya saling mencari kesalahan
bertumbuhan dan subur dimana-mana
dilingkungan,pemukiman,di pelabuhan,
di kantor-kantor,di pasar-pasar
dan di tempat stretegis
yang banyak di lalui orang
bertebaran selebaran-selebaran
yang bersifat menghasut

menjelek-jelekkan
dan menyakiti hati selalu terjadi
bahkan terhadap teman sendiri.
apakah tak ada terobosan yang..
elegan dan terhormat
untuk memenangkan pilihan KDH

hampir semua calon mempersiapkan diri
hanya untuk kemenangan
alias siap untuk menang
tak pernah siap untuk kalah

semuanya di pertaruhkan
hanya untuk sebuah jabatan
sehingga tak mengherankan
jika masing-masing sampai bercakar-cakar

alamat, kenapa jadi begitu?
entahlah akupun tak tahu

satpol pp

dulu di sebut petugas tibun
sekarang di panggil satpol pp
tapi petugasnya tetap sama dan orang lama
orangnya itu-itu juga
ditambah sebagai wajah baru
pemerintah tahun 2002 yang lalu

tugas utama mengamankan perda
bemacam perda harus diamankan
perda tentang K3
sampai perda pajak dan retrebusi

suka duka telah dialami
dalam menjalankan tugas yang di beri
ada yang dikejar pedagang pasar
ada yang di hardik secara kasar
pernah di pukul pedagang buah
tak jarang di caci maki
ada juga yang bisa di ajak kompromi
dan juga ada yang suka memungut upeti
kadang-kadang ada yang suka menendang
dengan muak sedikit garang

berbagai peristiwa telah terjadi
selama bertugas dan mengabdi
antara lain seperti berikut ini:
satpol di pukul pedagang buah
sehingga mukannya bengkak berdarah
satpol di pukul seorang oknum
sehingga di opnam di rumasakit umum

ada pula satpol mengeroyok pedagang
sampai setengah mati
sehingga harus berurusan dengan polisi

ada satpol memakai narkoba
sehinga di jatuhi hukuman penjara

kasusu terakhir mengamankan pinang square
sehingga bertengkar dengan dua anggota dewan
propinsi kepri yang terhormat
yang merasa diri
hebat dan bermartabat
tanpa memikirkan nasib rakyat
yang sekarat
karena program ini jadi tersendat
satpol memang di butuhkan
dalam penanganan penyelenggaraan
urusan pemerintah dan urusan permasyarakatan
satpol wanita juga di butuhkan
supaya ada rasa kedamaian
sekaligus memperdayaan kaum perempuan

menangkap orang gila sudah biasa
menjaga rumah pejabat lumrah adanya
menghadapi berbagai perangai

ada yang dilakukan satpol pp
sebagai sudah memadai
sebagian masih perlu peningkatan

karena masih ada:
yang diam saja
yang tak mengerti tugasnya
yang tak tahu tentang perda
yang hanya duduk saja
yang tak bisa menjawab bila ditanya

perlu dilakukan pelatihan dan pembekalan
agar tugas lancar di lapangan
dan yang tak kalah pentingnya
tugas satpol bukan hanya penertiban
tapi juga pelayanan dan perlindungan

jadi kalau ada warga:
yang kesulitan menyeberang jalan
yang kesulitan memarkir kendaraan
yang kesulitan mengankat barang bawaan
jika satpol ada di situ
sewajarnya ikut membantu

beginilah contoh petugas yang nomor satu
penertiban,pelayannan dan perlindungan
jalan bersama untuk membuat
masyarakat bahagia

suka duka telah di alami
dalam menjalankan tugas yang di beri
ada yang dikejar pedagang pasar
ada yang di hardik secara kasar
pernah di pukul pedagang buah
tak jarang di caci maki
ada juga yang bisa di ajak kompromi

dosa-dosa

saya, anda dan kita semua
hari-hari menambah dosa
bisa setitk, bisa segores, segaris bahkan sebaris
hari-hari mengurangi pahala
dari jutaan menjadi ribuan,
ratusan,puluhan bahkan tersisa
hanya satuan

hari-hari melalaikan kewajiban
shalat masih banyak yang di tinggalkan
hari-hari melanggar larangan
karena tergoda bujut rayu setan

jadi bagaimana dengan dacing pahala
dan dosa kita?
pincang,berimbang atau ringan
melayangkan antara pahala dan dosa
bagaimana pula dengan dosa-dosa saat ini
masa depan dan masa lalu kita
apakah dosa-dosa itu akan di rapel
tuhan perhitungannya
seperti rapel pendapatan anggota dewan
menurut PP 37/2006
atau akan di potong selama bertahun-tahun

yang pasti jangan pernah mencoba
untuk melobi,
berkompromi ataupun berkolosi
malaikat pencatat dosa-dosa pahala
tak makan suap
tak mau menerima upati
tak mau tahu dengan surat kecil
alias atabelece
tak mempan dengan uang siluman
alias indertable money
semuanya tak tahu di akhirat sana
tuhan akan memperlakukan
punish and reward dengan seadil-adilnya
semua kita akan merasakan
hasil perbuatan sendiri sewaktu di dunia

mereka yang tertawa di dunia
bisa menangis di neraka
mereka yang menangis di dunia
bisa tersenyum di surga
makannya berhentilah
menghitung laba-rugi orang lain
mari kita menghitung laba-rugu kita sendiri
untuk koreksi sebelum diadili
di akhirat nanti

kontraktor

kontraktor istilah keren
sebutan untuk pemborong pekerja
ada kontraktor benar-benar kontraktor
peralatan lengkat,modal kuat,ada mandor
kerja berkualitas dan bertanggung jawab

ada kontraktor di atas kertas
administrasi ok kerja mumble
pertama datang bukan main garang
di tengah jalan mengeluh berhutang
ada kontraktor pialang
perusahaan tak ada
lobby istimewa
kerja di lapangan tak berdaya
si kontraktor menerima fee saja

ada kontraktor jagoan
semua perusahaan di anggap lawan
peserta lain dilarang masukan penawaran
sehingga tak ada saingan
dan memang lelang tanpa perlawanan

ada kontraktor kalah melulu
walaupun harag sudah di banting ke pintu
ada kontraktor mangalah selalu
tapi tak pernah pergi mengadu

ada kontraktor ali baba
direkturnya ali
modalnya baba
baba lari
ali penjara

ada kontraktor coba-coba
perusahaan baru, pengalaman tak ada
namanya juga baru mencoba
dapat syukur tak dapat pun tak apa-apa
namanya juga baru mencoba
minimal tuk pengalaman berikutnya
ada kontraktor sangat idealis
begitu kalah langsung menangis
ada kontraktor sibuk menyangga
apa bila lelangnya di nyatakan kalah
ada kontraktor sibuk mengatur
belagak seperti seorang direktur
panitia lelang di anggap kondektur
yang bisa di ajak bermain catur
ada kontraktor benjanji manis
setelah berhasil meninggalkan najis
akhirnya panitia menjadi tersangka
berhadapan dengan jaksa pemeriksa
malang benar nasib panitia

kntraktor makan nangka,
panitia kena getahnya
beginilah hukum di negara kita
entahlah  you!

my room, sungai ladi
27 desember 2006
pikul 18.10 WIB

surat buat bapak

pak, bapak
kelihatannya bapak agak kurus
ada kegelisahan tergores

pak, bapak
ada apa, pak?
anak-anakmu siap membantu

enak anak-anakmu
semua punya kerajaan
natuna,batam,bintan,karimun,
tanjungpinang sampai ke lingga

ingin sekali kami membantu
meringankan beban pikiran

pak, bapak
sibuk sekali
sebentar kesana,sebentar kemari
meresmikan ini, meresmikan itu
membuka diklat, nutup penataran
24 jam sehari seakan tidak cukup
semuanya serba menuntut
seakan banyak hal yang tak patut-patut

kami juga tahu,
bapak juga orang yang sangat penyabar
tak mau buat orang kecewa secara vulgar

pak, bapak
punya ide-ide besar yang perlu di jabarkan
sayang, bapak punya pembantu
yang penuh perhitungan,
semuanya di ukur dengan uang
semuanya di ukur dengan waktu
semuanya di ukur dengan balasan
apa yang akan di terima?
hasil yang di dapat selalu tersekat-sekat

pak, bapak
demi enam orang anakmu
hanya aku yang perempuan
aku selalu menjaga nama bapak
supaya selalu dihormati dan terhormat

tak sampai hatiku,
bapakku di ganggu dengan yang tak perlu
di hujat dengan kata-kata yang sesat

berlinang air mata
kala melihat bapak
dikelilingi denga orang yang pura-pura tak tahu
padahal dia penipu

pak , bapak
disekeliling banayk orang yang profesional
sayang tak mempunyai ikitan emosional
banyak yang berwajah sopan
sayang banyak yang ketakutan
banyak orang yang pintar
sayang kurang menghajar
banyak orang berduit,
sayang sangat pelit
banyak yang mempesona
sayang bekerja ABSsaja
banyak yang pandai bicara
sayang tak pandai bekerja

pak, bapak
terkepung dalam bingung
sulit keluar dari arah mana
dari depan banyak penjaga
belakang ada pagar penghalang
dari sam[ing di salat anjing
dari atas banyak yang mengeras

kalau begitu
pak, bapak
perlu nunggu momen yang tepat
saat mereka tertidur
bapak keluar denga tertawa

alhamdulilah
pak, bapak.......

tanjungpinang, 9 desember 2006
24.50 WIB may room, sungai ladi

yang , yang!

bila semua di ukur dengan uang
bila semua di ukur dengan jabatan
bila semua di takjar dengan kekuasaan
bila semua di takar dengan kemewahan

maka, yang baik yang beruang
    yang berbudi yang dermawan
    yang mulia yang berharta
    yang miskin selalu terhina
    yang jujur selalu terbujur
    yang setia selalu menderita
    yang amanah selalu di fitnah
    yang oendiam yang tenggekam

karena, yang bicara yang suara
    yang hebat yang menghujat
    yang bilis 'nak jadi bingkis
    yang bengis 'nak jadi manis
    yang kerapu 'nak pelata
    yang penipu nak jadi raje
    yang pendek menjadi panjang
    yang bergundik ngaku bujang
    yang tukang 'nak jadi pedagang
    yang pecundang ngaku pejuang

habislah kita!

my room, sungai ladi
minggu 3 desember 2006
dini hari 04.40 WIB

kopi hitam

dua pulum empat cawan
kopi hitam kerinduan
ku bancuh dengan seribu kasih sayang
menjadi minuman yang mengasikkan
berjuta rasa kenikmatan dirasakan
menyibak cakrawala kehidupan
tiba-tiba kita terperengah...
masih banyak yang tak kita paham

hitam kopi ku pahit
tersisa, walau gula menyedu lidah
antara asap mengepul hangat
ketagihan kafein merentas angan
dan kureguk dalam pahit manisnya makna
bahwa pertimbangan adalah keadilan hati
merempuh keinginan yang panjang
dolema, memang...
kita harus punya pilihan
meneguknya dan terasa nikmat
atau menumpahkan sebagai racun
dua pulum empat cawan
kopi hitam kerinduan
kubancuh dengan seribu kasih sayang
dalam perialanan panjang di ujung kehidupan
semoga sampai tujuan

my room ,sungai ladi
tanggal 14 januari 2007
(sabtu malam) pukul 20.21 WIB.

wartawan

sososk ini seperti sosok yang menakutkan
bagi mereka yang mempunyai persoalan

begitu kata itu di sebut
ada yang langsung bersungut
ada yang jatuh semaput
ada yang tersenyum kecut

tapi ada juga
yang biasa-biasa saja
tak ada yang perlu di jauhi
karena memahami tugas provesi ini

dan tak sedikit yang menghindar
karena jantung berdebar-debar
mendapat kabar
berita buruk akan tersebar

ada juga yang keluar sembunyi-sembunyi
takut wartawan mengikuti
'tuk dapatkan invormasi
tentang gosip yang belum pasti

ada yang menyumpah di dalam hatiu
 "dasar wartawan,
 tahu aja
 mana yang perawan
 mana yang hertawan
 mana yang dermawan
 mana yang kolusi
 mana yang korupsi
 mana yang poligami
 dan mana yang aborsi

tapi ada juga yang mengejar-ngejar wartawan
minta diri supaya di ekspos supaya terkenal

ada yang mencari wartawan
untuk menutup diri apa yang di lakukan
ada yang mengundang wartawan
untuk konferensi pers untuk berita berimbang
tapi ad ajuga yang sedikit preman
wartawan di pukul
karena permintaannya tak di kabul
ada wartawan yang dihardik
karena takut manyimpan gundik
sebaliknya ada wartawan membentuk opini
karena telah menerima upeti
ada wartawan yang narasumbernya di jadikan dewa,
karena telah berjanji seia-sekata

sehingga tokohnya itu ke itu saja
semua persoalan tokoh itu saja yang bicara
walapun bukan bidang ke ahlian

ada wartawan yang hanya bermodalkan kamera
berlagak sana,berlagak sini
tapi berita tak ada yang jadi
gertak sana, gertak sini
ujungnya tetepu u-u-d juga
karena koran, di tak punya
wartawan bodong agaknya
ada wartawan yang hobi buat surat kaleng
mengadukan pejabat yang di anggap maling
alamat pertama surat ke KPK
tapi tembusannya lengkap ke penjuru dunia
dan sampai ke pintu surga-----neraka
ada juga wartawan rajin mengejar iklan
sedap kali ada pelantikan
lantak kau lah, wan...wan

sesungguhnya wartawan provesi yang mulia
mencari berita kemana-mana
sampai ke ujung dunia menyabung nyawa

tanpa wartawan,
tak ada sarapan pengetahuan
tanpa wartawan
'hari gelap macam 'nak hujan tanpa wartawan
peristiwa penting banyak tersimpan
tanpa wartawan
banyak berita yang terpendam

dan masih banyak wartawan
yang masih punya nurani
yang berbudi pekerti,
yang mencintai profesi
inilah wartawan sejati yang tidak mau di bayar
seperti ayah handa Rosihan Anwar

my room, sungai ladi
14 januari 2007
pukul 19.59 WIB.

tanjung pinang

223 tahun usiamua
suatu usia yang tak lagi muda
sangat tua bahkan tertua
di antara kabupaten, kota yang ada
di bumi bertuah propinsi kepulauan riau

pernah menjadi primadona
sewaktu saudara-saudara mu kabupaten, kota
yang ada sekarang belum di lahirkan

pernah menjadi perawan tua
sewaktu saudaramu batam
menjadi perawan yang rupawan
karena perewan tua tak ada yang memandang
singgah pun orang tak mau
engkau di kalahkan
oleh adikmu yang rupawan
batam seolah menjadi taruhan
semua orang, pejabat, pengusaha
para cukong, pengangguran, berlomba-lomba
'nak dapatkan batam yang perawan rupawan
tapi kau tak pernah iri-dengki
bahkan sebagian pendudukmu,
pada waktu itu
berbondong-bondong mengungsi ke batam
hendak mencari penghidupan, tak pernah
kau tahan bahkan engkau doakan
supaya selamat dan berjaya

berkat kesabaran dan keihlasanmu
menerima berbagai cabaran
tuhan tidak pernah tidur
sekarang engkau pun mulai di lirik orang
karena walaupun engkau perawan tua
engkau tetap awet muda
menganut ilmu kelapa
makin tua makin berminyak
tua-tau keladi, makin tua makin menjadi
makin mempersolek diri
sesuai dengan status yang berubah
menjadi ibu kota provinsi kepi

sekarang walaupun engkau tua
bukan tua sembarang tua
tua ini semakin wibawa
sehingga orang hormat semua

tanjun pinang selalu di kenang
masyarakatnya ramah kotanya tenang
bagi yang merasa warga tanjung pinang
jaga kota dengan rasa sayang

my room, sungai ladi 6 januari 2007
                          pukul 06.00 WIB.

banjir

setiap tahun di bulan desember
hujan deras membuat banjir
banjir dimana-mana
dimana-mana banjir

teringat waktu kecil
senang sekali mandi hujan campur banjir
di parit-parit kecil, lopak-lopak yang berisi air
berlari kesana-kemari , terpekiki terpekau
dengan teman sebaya sambil tertawa
tak ada rasa susah, tak ada rasa gelisah
tak pernah terpikir, walau pikir pelita hati
'nak melapor ke pak RT,RW
ke pak lurah, atau pak camat
apalagi bu pati dan wali kota
semua...dinikmati saja , apa adanya
tak ada apa-apa, apa-apa tak ada
seperti air yang terus mengalir

dunia anak memang menyenangkan
semua kejadian di manfaatkan untuk bermain
tidak seperti orang dewasa
banjir sedikit langsung menjerit
parit tersumbat langsung mengumpat
padahal ini ulah kita semua
apa parit di jadikan tempat buang sampah
ada laut di timbun mendirikan rumah
ada hutan di trbang sembarangan
ada bukit di tambang batu granit
ada rawa timbun dirikan ruko
sehingga air bingung:

         "dimana lagi tempat ku
           tak punya tempat untuk berleha-leha....!

banjir di batam sebatas pinggang
banjir di tanjungpisang air tergenang
banjir di aceh temiang terancam kelaparan
banjir di palangkaraya ada yang terkorban
banjir di kampar putusnya ruas di jalan
banjir di malaysia pengungsi ribuan

akhirnya mereka menyusahkan
meluluh lantakan segala di permukaan
air menggenang,sebatas betis,pinggang, dan.... di puncak-puncak rumah
air, pelepas dahaga
dengan tetesnya melobang batu yang keras
hutanm paru-paru dunia
dengan hijaunya penyejuk rasa
air dan hutan bagai lagu dan irama
jika di perlakukan semena-mena
sumbanglah dawai kehidupan
dan menenggelamkan apa yang ada
menghancurkan keperkasaan!

wahai sahabatku..
kita adalaha mahluk ciptraan tuhan
yang sama-sama hidup di dalam raya
harus sama-sama menjaga
harus sama-sama menghormati
harus sama-sama berbagi rasa
harus sama-sama berbagi rezeki kehidupan
jangan makan sendiri
jangan syur sendiri
jangan enak sendiri
harus sama-sama enak
jadinga , enak tenan!


    my room sungai ladi
   29 desember 2006 pukul 19.00 WIB

ibu

ibu sosok yang mulia,
sanggup berkorban demi keluarga
ibu sosok yang mengayomi
siapaun merasa terlindungi

ibu tokoh yang di teladani
tanpa ibu anak-anak akan merasa sepi
ibu jari ada di tangan
abu angkat sepanjang jalan
ibu kehidupan di tangan tuhan
ibu asrama mengatur mahasiswa
ibu aida ibu gubernur kita

ibu tiang negara
tanpa ibu pincang sebuah keluarga
ibu tiri selalu di benci
ibu sejati selalu di cari
ibu tak pernah menanmkan rasa
benci dan iri hati
ibu selalu menanamkan budi pekerti
ibu tempat anak-anak bemanja
ibu tempat bapak untuk curhat

ibu tempat keluarga untuk berlindung
ibu tempat menampung segala hal-masalah
tapi siapa yang menampung keluhan ibu-ibu sendiri

karena ibu juga manusia biasa
ada rasa sedih, marah , kesal,
jengkel dan geram sekali waktu
itulah yang di telan ibu sendiri
dengan menangis di dalam hati
ibu tak mau menampakkan kesedihan,
kesusahan dan kejengkelan
di depan anak-anaknya
ibu benar-benar manusia sejati
hormat kami pada mu ibu


       my room sungai ladi 07. 10 pagi
       23 desember 2006

maling teriak maling

ketika dia berteriak merdeka
dia juga yang meperdagangkan manusia
ketika dia teriak berantas narkoba
dia juga pengedar utama
ketika dia nyerang hapuskan pelacur
dia singa yang baru habis berlibur
ketika dia berseru habiskan korupsi,
dia juga yang berkolusi
kerika dia bilang ganyang reroris
dia juga yang ngirim awas sms sadis
ketika dia bilang hapuskan pungli
dia juga yang membawa upeti

siapakah si dia itu?
tentu dialah yang tahu
karena dialah
maling-maling yang berteriak maling

hati-hati LHO!!!!

  my room, sungai ladi
  minggu 3 desember 2006
  dinihari 04.10 WIB

kerisauan seorang ibu

hatiku risau dan sedih
melihat anak-anak belum sembuh dari sakit
tersebar dimana-mana, tidak sedikit

sakit bukan sembarang sakit
sudah berobat kemana-mana
ke dokter sudah
ke dukun sudah
ke sinshe sudah
ke pak norat pun pernah
"give up" kata orang inggris

begitu parahkan sakit yang di derita
sehingga tak ada obatnya
hanya butuh waktu dan kekuatan hati
karena sakit ini, sakit di dalam diri
sakit perangai yang butuh tirai
untuk menutup seringai
seperti menarik rambut dalam tepung
hati-hati sekali
rambut tak putus tepung tak berserak

abak pertama anak yang ramah
sekarang menjadi pemarah
anak kedua anak yang manis
sekarang menjadi bengis
anak keempat anak penyayang
sekarang menjadi pemberang
anak kelima suka bergotong royong
sekarang menjadi pembohong
anak keenam suka bersilat
sekarang menjadi penghujat
anak ketujuh suka tertawa
sekarang menjadi pencela
anak kedelapan sangat sopan
sekarang menjadi gelagapan,kesurupan

walaupun begitu
sebagai ibu tetap seyang kepada anak-anak
mereka perlu perhatian dan kasih sayang
mereka perlu sapaan dan belaianku
mereka perlu pelatihan dan pengobatan
dari seorang ibu,sehingga hgatinya kembali lembut seperti salju

   tanjung pisang,2 desember 2006
   di selesaikan sabtu 16 desember 2006

janji

padahal negeri kami berjanji
lagu lama yang menyentuh hati

janji setia sehidup semati
janji pengantin baru yang berbulan madu

janji yang tak akan kawin lagi
bila di tinggal mati suami
tergantung siapa yang melamar kembali

janji sana janji sini
sudah biasa bagi calon petinggi negeri
dan calon-calon yang mencari kursi
janji satu tahun tak akan keluar negeri
bila saya terpilih nanti
contoh janji yang sulit di tepati

janji gratisan KTP
janji manis calon anggota DPR
janji bebaskan SPP
janji calon anggota DPRS
tapi janji tinggal janji
masyarakat pun tak peduli lagi
tak ada janji yang di penuhi

negeri ini memang negeri kata-kata
lebih banyak bicara dari pada bekerja
lebih banayak teori dari pada prekteknya
lebih banyak mencela dari pada membela
lebih banayak menyalahkan dari pada membetulkan
kalo begitu apa alagi yang harus di banggakan
tepuk dada tanya selera

  my room sungai ladi
  29/11-2006 pukul 18.15 WIB

puisi nyanyian rakyak kecil

Bu wali,
bantulah kami rakyak kecil
tak berdaya menghadapi birokrasi
kemana kami akan mengadu

harusnya ke pak RT dulu
tapi katanya ke pak RW sajalah
pergilah ke tempat pak RW
tapi katanya, ke pak Lurah

sampai di tempak pak lurah,
katanya ke pak camat pula
lalu coba ke kepala bagian
katanya tunggu pak asisten
akhirnya kami ke kadis.
katanya langsung saja ke wali kota

beginilah nasib kami,Bu wali
terlalu banyak "katanya"
di bola kesana kemari
tak ada yang mau peduli
sebetulnya ingin sekali
bertemu wawako atau bu wali sendiri
biar bisa curhat sekali
tapi, itu Lho bu wali
kami takuuuutttt....
ada satpol di depan pintu
wajahnya tak bersahabat, kaku

rasanya jadi stres dan mati kutu
walaupun bu wali selalu menganjurkan
kita harus selalu senyum senyum dan senyum
sebagai warga kota wisata dan budaya
tapi kami betul betul tak mampu tersenyum
bertemu dengan satpol yang mukanya begitu

sebetulnya banyak sekali ingin di sampaikan
mengenai kebijakan raskin
dana BOS sana BLT, beasiswa
bantuan minyak tanah dan sembako,
kebijakan KTP, KK dan akte selalu di tunggu
sayang banyak yang sangkut di tengah
dari pada turun lancar ke bawah
begini-begitu, harus ini, harus itu
lapor sana , lapor sini walhasil....gigit jari
ternyata yang dapat, famili si itu
kakak si tuli, abang si bisu
emak si doli, bapak si tarsu

bu wali
andai ada waktumu
tolong periksa kembali
hal yang tersangkut-sangkut
mereka yang terkait-kait
hanya manggut-manggut di depan bu wali

begitu ibu tak ada
mereka pun lupa semua
kami merasa betul-betul warga kelas dua
yang tak di pandang sebelah mata

waspadalah!!!
kejahatan bukan terjadi karena niat,
tapi juga karena ada kesempatan

waspadalah!
terhadap mereka yang bermuka dua
depan bilang iya, belakan nyumpah celaka
depan tersenyum, belakang mengaum-aum
belakan menikam dengan pisau belati
ini bukan rekayasa atau mengada-ada
apa lagi mengarang cerita
kami dengar dan saksikan sendiri
mereka  tak sungkan tertawa
bila melihat ibu berduka
karena tidak mengenal kami
mereka tak pernah menyangka

bu wali punya intel suka rela
seperti kami si rakyak kecil
tak pernah menuntut honor
untuk menyampaikan berita

inilah berita aktual dan terpercaya
dari koresponden suka rela
tak pernah jadi headline di koran koran
karena kami
         "indah bapid,"kecek si upik.
alias "nang hodong hepeng,"" kata si butet
alias "mboten enten arto."sanjang tumiem
alias "no money" encik robert says
alias "tak berduit" kate amat bodek